Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Misteri Dibalik Indahnya Curug Rahong Cisewu Yang Sudah Memakan Korban

Curug Rahong Cisewu Kabupaten Garut 


Curug Rahong Cisewu, Terlihat Hening Tetapi Memeliki Segudang Misteri- Curug rahong, kenapa namanya aksi serta bisa jadi di kuping orang sunda telah tidak asing lagi terlebih telah memahami tutur Curug berarti itu air turun, rahong dalam bahasa sunda maksudnya tanah yang besar tetapi bukan berati gunung, buat artikulasi rahong ini nyaris mendekati gorong- gorong, tetapi bukan gorong- gorong pada umumnya tetapi terdapat sebutan lain yang mendekati tetapi maksud yang berbeda

Curug rahong terletak di dusun Sukajaya kecamatan Cisewu kabupaten Garut, serta terdapat di pundak jalur antara Cisewu- Rancabuaya, serta pula pavorit para wisatawan buat istirahat sejenak, cuma hanya melepas letih di perjalanan

Telah lazim di dikala liburan semacam akhir minggu oleh anak lokal di peruntukan tempat buat mandi atau ngojay, sebab memanglah airnya yang bening serta di kira nyaman buat berenang walupau kenyatannya tidak demikian

Tidak hanya itu di dikala libruran Idulfitri serta hari besar lainya telah jadi panorama alam lazim, curug rahong jadi tempat kesukaan para wisatawan buat istirahat sejenak sembari menikmati susana di sekitaran curug, serta di sela- sela isirahat para pewisata melapangkan diri buat poto- poto di rahong dengan latar belakang air bening dan batu- batu yang licin membuat hasil poto yang aksi buat di peruntukan objkek selifie, sebab bisa jadi asumsi mereka latar belakang bengawan yang menawan serta nampak istagramable

Curug rahong memelikik kepribadian air bening, serta memeliki 3 kadar leuwi atau kolam, buat sangat atas airnya nampak hijau serta di perkiraan dalam, leuwi kedua kedalamannya

lagi, serta ketiga sangat kerap di maanfaatkan buat renang sebab di kira aman buat kolam yang sangat atas tidak sering di gunakan

ataupun apalagi tidak terdapat yang berani, sebab bisa jadi di kira leuwi terkensa kira- kira dalam serta dalam serta karekter air yang memutar walapun di bagian atas nampak lazim, tetapi bila dikala kita renang hendak terasa terpikat ke pusat air serta membuat kita susah buat berenang, airnya memeliki karakteristik raga warna air hijau kebiruan walapun air terlihat hening, serta masyarakat lokalpun telah surti bila airnya warna biru, mungkin lewui itu dalam serta beresiko bila di maanfaatkan buat berenang, hingga dari itu sekalipun orang yang telah mahii dalam berenang tidak banyak orang yang berani renang di kolam bagian atas

Curug Rahong makan korban

Pada dini tahun 2018 teppatnya di bulan Januari di bumi maya di gemparkan dengan peristiwa musibah tengelam di curug rahong, yang nahasnya memakan 2 korban anak muda pria umur di dasar 25 tahun, serta bagi bukti diri yang di temukan kedua orang itu merupakan masyarakat Garut serta Bandung,

serta pada dikala peristiwa musibah dikala rame- ramenya dengan banyak orang ambang mudik buat darmawisata serta telah jadi Kerutinan pula bila di dini tahun kerap kali banyak turis ayang tiba ke Tepi laut Garut Selatan buat menikmati tepi laut, asumsi aku bisa jadi serta di tengah mereka letih di ekspedisi setelah itu mampir dahulu di Rahong serta setelah itu renang tanpa ketahui kalau curug itu beresiko,

memanglah salah dari masyarakat serta penguasa setempat pula tidak memasang kediaman peringatan di sekitaran curug serta tidak terdapat pula masyarakat yang mencegah di dikala 2 anak muda berenang terlebih di dikala orang lagi ramai- ramainya

Apes tidak memilah siapapan serta kapanpun kedua anak muda yang lagi berengan itu kesimpulannya karam terbawa buihan air yang memutar,

Apes di hari itu mereka justru jadi korban karam di leuwi sangat atas, sementara itu bagi masyarakat lokal, kolam( leuwi) yang yang sangat atas tidak sering serta nyaris tidak terdapat yang berani renang sekalipun orang lokal,

sebab bisa jadi memandang situasi raga air yang nampak hening tetapi beresiko, nama lain air tengan bukan berarti tidak beresiko,

Dari agresif mata memanglah nampak air hening serta terlebih di masa gersang semacam kubangan air sedemikian itu saja serta nampak jernih sekaan menggoda kita buat berupaya berenang, tetapi di balik kenyamanan itu nyatanya menaruh rahasia serta misteri

Hari tidak asian memanglah buat 2 anak muda ini, justru mereka renang di kolam sangat atas serta akirnya keduanya tewas dengan cara mengenaskan, pada dikala peristiwa tidak banyak orang yang ketahui, tetapi tahu- tahu terdapat masyarakat yang berkata terdapat orang yang karam serta jerit memohon bantu,

Serta sekali lagi kalau di zona posisi tidak terdapat peringatan ataupun pantangan berenang semacam saat ini ini, cuma saja pantangan itu dari mulut ke mulut, kalau leuwi sangat atas janganlah di maanfaatkan buat renang, bisa jadi pada dikala itu tidak terdapat masyarakat yang mencegah, yang pada kesimpulannya memakan korban


Temuan korban menginginkan durasi sedemikian itu alot, peristiwa karam siang hari jam 11 serta terkini di temui jam 5 petang hari sementara itu air hening serta nampak anteng, sebab pula di masa gersang, airnya tidak sedemikian itu gede

pada dikala telah terdapat korban wargapun siuman mereka tidak memeliki keahlian buat menyelam serta pula perlengkapan yang terbatas serta tidak cuma itu

bila berkaiatan dengan nyawa orang kadangkala urusannya lain, tidak sedemikian itu korban karam setelah itu di cari tetapi mereka langsung bertamu pihak terpaut semacam RT serta pula penguasa Desa

1 jam setelah itu menghasilkan hasil RESCUE Cisewu serta pula Kepolsek terlihat muncul di posisi, serta pula mendatangkan perlengkapan berbentuk tambang serta pula pelampung

Dikala cara pencaraian juga RESCUE hadapi kesusahan sebab keterbatasan perlengkapan paling utama buat mengukur daya air, hingga sang wargapun turut menolong dengan memakai bambu serta pula menolong mencari korban ke dalam air, buat cara penaikan korban di sekitaran posisi terlihat banyak sekali masyarakat yang melihat hingga jalur macet terlebih lagi di masa prei, banyak masyarakat ambang mudik serta pula para traveler

sehabis demikian lama di cari serta seluruh perlengkapan di maanfaatkan, satu persatu korban di temui, dikala di ambil korban telah tidak hidup serta perut gendut serta dari mulut terlihat menghasilkan air,

korban di ambil dengan dorongan masyarakat kemudian pihak Puskesmas pula sediakan ambulan buat mengangkat jenajah pencarain korban sedikit alot serta menyantap durasi lebih dari satu jam serta tidak hanya itu petgas uga sedikit hati- hati serta bisa jadi tidak mau jadi koraban selanjutnya, auzubillah,

sehabis di temui jenazah yang awal serta 15 menit setelah itu mayata kedua di temui pula dalam wujud perut gendut serta menghasilkan air, serta dikala aparat yang menciptakan berupaya buat membangunkan tetapi situasi korban telah tewas, sebab mungkin lumayan lama di dalam air serta buat sedangkan durasi saat sebelum keluarga menemuinya jenazah di simpan dulu di Puskesmas Cisewu,

‘’ dari dahulu pula kolam yang sangat atas tidak di maanfaatkan kerena dalam, apalagi orang baru- baru, orang telah lama pula di mencegah renang di leuwi sangat atas mah sebab beresiko,‘’ bagi wisatawan yang pada dikala itu di posisi kejadian

‘’ serta dahulu pula telah terdapat orang yang tewas di leuwi sangat atas mah, tetapi sedang ornag mari, tetapi cara pencariannya tidak lama serta tidak mengaitkan rescue, itu peristiwa lebih dari 10 tahun ke balik, serta terkini memakan korban lagi dikala ini,’’ bagi warga

Dikala ini curug rahong cisewu jadi warning buat seluruh orang serta mencegah seluruh kegitan mandi, sebab telah teruji memakan korban ke 2 kalinya, serta terlihat pula peringatan yang di catat di kediaman kuning kalau himbauan buat masyarakat kalau di mencegah terdapat lagi kegiatan renang

Jadi buat saat ini dapat di mugkinkan curug rahong di tutup buat perenang

Dari kasat mata memanglah ari terlihat hening dantidak di curigai beresiko, tetapi di balik itu sesuka memeliki misteri

 

Serta semacam peribahasa‘’ air yang hening bukan berarti tidak beresiko’’ sempat kan kalian mengikuti cuplikan itu?

jadi buat kalian yang dikala ini ingin coba- coba rengan di rahong Cisewu janganlah dahulu deh, betul,, jika kalian sedang cinta nyawa?

Hmm lagi serta lagi sangat amat di sayangkan bengawan yang populer hendak keindahannya nyatanya tidak seelok yang kita bayangkan,

lagi serta lagi yang ke demikian kalinya menyantap korban, musibah ini mengenai 2 anak muda Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) asal Kabupaten Bandung

Kedua anak muda itu merupakan Sofian Rizki( 17 th) serta Dafin( 17 th)  musibah diprediksi dikala Davin lagi gambar selfie di dekat curug tetapi bisa jadi tiba batu licin kesimpulannya terguling serta serta langsung terbelit air serta karam dan bisa jadi dengan cara spotan kerabat Sofian langsung

membantu, tetapi di karenakan arus air yang kokoh, kedua anak muda ini tidak kokoh menahan arus bengawan yang kuar kesimpulannya kedua anak muda ini lenyap tenggelam

Awal mulanya pergi dari Bandung Davin serta Sopian berasama kedua temannya ialah Desi serta Dendi Penuturan Dendi sahabat yang awal kali tergelincir merupakan Davin serta Sofyan menolongnya

Dendi serta ke 3 kawannya berawal dari Tepi laut Rancabuaya buat melancong, berangkat dari Bandung hari Senin serta menginap tadi malam di Tepi laut Rancabuaya, serta hari Selasa( 01 atau 06 atau 21) siang akan kembali ke Bandung, mungkin

di karenakan bengawan Rahong ini, lumayan menggoda buat swafoto serta panorama alam yang amat natural, mereka mendekatinya Hendak namun bukan panorama alam yang bagus yang mereka bisa justru nyawa melayang terbawa pusaran air,

buat dikala ini marak sekali di perbincangkan di medsos paling utama di Facebook masyarakat Garut Selatan banyak yang memfosting peristiwa ini, bagus iu artikel gambar ataupun Film dengan lama pendek

Buat itu, aku menghimbau pada rekan- rekan yang hendak pepergian darmawisata ke Tepi laut Garut Selatan hindarkanlah bengawan yang satu ini sekalipun kamu cuma bersandar ataupun swafoto sebab taruhannya bukan main- main, nyawa loh.., serta yang jadi aku bingung, mengapa kejadiannya saban tahun serta senantiasa mengenai anak muda laki_laki, serta senantiasa 2 orang. semacam tahun kemarin. Terdapat APA INI???

informasi yang di mempersatukan kedua anak muda ini berawal dari Langonsari, Pameugpeuk Kabupaten Bandung

 

Posting Komentar untuk "Misteri Dibalik Indahnya Curug Rahong Cisewu Yang Sudah Memakan Korban"