Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kembali Naiknya PPKM Kota Garut Menjadi Level 3 Wakil Bupati Garut Angkat Bicara Mengeani PPKM Level 3

Berikut Ulasan Mengenai Kembalinya PPKM Kota Garut Menjadi Level 3


PPKM
di Garut kini menjadi kembali ke level 3 setelah sebelumnya turun ke level 2. Kenaikan status PPKM ini karena beberapa hal, salah satunya vaksinasi COVID-19 belum mampu ditingkatkan. Meningkat dari 84 kabupaten/kota menjadi 107 kabupaten/kota turun dari level 2 ke level 3. Sekali lagi, ini karena Anda tidak dapat menambah ukuran obat. “Jadi penindakan narkoba yang kami masukkan sebagai baseline pekan lalu tidak dilaksanakan,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan belum lama ini.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman pun buka suara terkait PPKM Garut terkini. Helmi mengatakan banhwa kembali naiknya status PPKM level Garut ke level 3 di karena vaksinasi COVID-19 belum mencapai 50%. Oleh karena itu, pemerintah beserta jajaran terkait bakal menggaungkan vaksinasi agar target tersebut dapat dicapai hingga 100%
"Kita akan mengejar vaksinasi 50 persen dalam dua pekan ini,". Ucap wakil Bupati Garut Helmi sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (8/10/2021).
Untuk menambah informasi terkait situasi PPKM Garut terkini, ayo kita simak ulasan berikut ini.

Bupati Garut Gencarkan Vaksinasi


Mengawali informasi PPKM Garut terkini, Bupati Garut menggencarkan vaksinasi COVID-19 agar penyebaran kasus aktif di wilayah Garut bisa diatasi. Rencananya, Bupati Garut beserta jajaran menargetkan vaksinasi menembus 50% pada bulan Oktober ini. "Kami 50 persen itu sebenarnya inginnya di bulan Oktober ini. Kalau Oktober kami ada 600 ribu (dosis) kan berarti kami sudah 50 persen dosis 1," ujar Bupati Garut Rudy Gunawan.

Di tengah situasi PPKM Garut terkini, pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mendapat tambahan stok vaksin dari pemerintah pusat. Stok vaksin yang diterima berkisar 300.000 dosis, sehingga harapannya percepatan vaksinasi COVID-19 dapat mencapai target, yakni 50% dalam dua pekan ke depan.

Semula, stok vaksin tersedia 100.000 dosis. Selanjutnya, pemerintah pusat mengirimkan 200.000 dosis vaksin. Jika dijumlahkan, stok vaksin di Kabupaten Garut sebanyak 300.000 dosis.
Sejalan dengan upaya PPKM Garut terkini, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama jajaran TNI-Polri, perguruan tinggi, perbankan hingga perhotelan bakal menyukseskan pelaksanaan vaksinasi. Dengan begitu, target 50% bisa dicapai dalam dua pekan ke depan.
Vaksinasi Dosis I Hanya 27%

Di tengah situasi PPKM Garut terkini, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meminta jajarannya terus berkontribusi menggenjot vaksinasi. Harapannya, status PPKM di Garut dapat turun level 2.
"Kita gerakkan semuanya untuk berpartisipasi, berkontribusi dalam melaksanakan vaksinasi, yang kita perlukan adalah cakupan dan kecepatan vaksinasi," jelas Helmi.
Sejauh ini, sambung Helmi, capaian vaksinasi tahap I hanya 27%, sementara dosis II berkisar 11%. Jika ditotalkan secara keseluruhan, baru 786.255 orang yang mendapat vaksin COVID-19. Jumlah ini belum mencapai target sasaran, yakni 1.977.713 orang.

Status PPKM Garut Diharapkan Menurun


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Asep Surachman mengakui, capaian vaksinasi dosis I dalam situasi PPKM Garut terkini hanya mencapai 27,6% dan dosis II hanya 11%. Dengan begitu, Garut bakal mengejar vaksinasi yang menyasar 50% warga.

Asep juga mengajak seluruh jajaran masyarakat berkontribusi dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19. Menurutnya, hal ini sekaligus menjadi tantangan untuk membujuk masyarakat agar mau divaksin.


Pendakian gunung ,wisata sementara di tutup 


Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah V Garut Dodi Arisandi menegaskan jalur pendakian di Kabupaten Garut sementara ditutup untuk umum. Hal ini disebabkan adanya Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang membatasi kegiatan orang guna menghindari penularan virus COVID-19.

Menurut kang Dodi, kebijakan ini diambil sejalan dengan imbauan pemerintah dalam perkembangan situasi PPKM Garut terkini."Kita ikuti arahan dari pemerintah," kata Dodi 
Sejauh ini, KSDA Wilayah V Garut telah menerima Surat Edaran (SE) Bupati Garut tentang PPKM Level 3. Dalam penerapan PPKM Garut terkini, SE itu mengatur penutupan seluruh objek wisata, termasuk wisata pendakian gunung , pantai restoran dll.

Operasional PT Asri Indah Lestari pengelola wisata Gunung Papandayan, Garut, Dedi Sitepu mengatakan, sementara kegiatan di Taman Wisata Alam Gunung Papandayan termasuk pendakian ditutup sementara karena adanya PPKM Level 3. Hal ini berkaitan erat dengan situasi PPKM Garut terkini. "Karena Kabupaten Garut masuk Level 3 maka tempat wisata ditutup sementara," katanya.

Merilis Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 47, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan menyatakan Kabupaten Garut semula Level 2, namun saat ini kembali masuk pada level 3, sehingga aktivitas wisata ditutup sementara. "Inmendagri di level 3 itu ketentuannya sudah jelas seperti itu (wisata ditutup)," ujarnya.

2 komentar untuk "Kembali Naiknya PPKM Kota Garut Menjadi Level 3 Wakil Bupati Garut Angkat Bicara Mengeani PPKM Level 3"

  1. Mudh2n nanti pas lebaran mh turun lg level nyaa... Biyar bsa mudik dan kumpul sma sanak saudaraa

    BalasHapus
  2. Semoga negara kita cepet sembuh,karena semenjak ada penyakit ini jadi jarang berkumpul sama keluarga

    BalasHapus